Just another WordPress.com weblog

Same Changes

Seorang anak yang dulu penakut..
Selalu mencoba menghindar dari pertengkaran..
Menjauhinya dengan canda dan tawa..
Namun dia bisa berubah jika jauh dari keluarganya,
Jika hari-harinya diliputi kemarahan,
Yang tidak bisa diluangkan atau dihilangkannya
Terpendam dalam di lubuk hati
Berubah menjadi anak pemarah
Yang selalu merasa ingin melukai orang,
Merasa ingin menghancurkan barang,
Merasa ingin membentak orang,
Dan merasa ingin memulai pertengkaran dan keributan
Terus terpendam hingga mendapat perhatian

Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka yang pertama berkata:

“Aku adalah damai. Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata:

“Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”

Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:

“Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”

Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:

“Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”

Lalu ia mengangis tersedu-sedu. Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:

Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
“Akulah HARAPAN.”
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

Alhamdulillah

Alhamdulillah Hirobbil Alamin..
Segala Puji Bagi Allah Tuhan Semesta Alam

Terima kasih, Ya Allah..

Karena dapat membuka mata ‘tuk bangun dari tidur nyenyak ini,
Dapat berdiri dan melangkah dengan kedua kaki ajaib ini,
Dapat membuka pintu dan merasakan dinginnya air dngan tngan2 ini,
Dapat mendengar ayam berkokok menandakan Subuh – Mu telah dtang
Dapat mengangkat tangan dan bersujud kepada – Mu,
Dapat menghirup udara pagi yang segar,
Dapat melihat Cahaya Fajar menyinari dunia,
Dapat mengunyah dan menelan makanan-makanan Halal ini,
Dapat merasakan kebahagiaan bersama teman dan keluarga,
Dapat membagi ini semua,
Dapat kembali tidur untuk hari esok yang lebih baik dari kemarin dan hari ini
Dan dapat mengucapkan Alhamdulillah…

Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini adalah CiptaanMu, MilikMu. Engkau ciptakan kami, manusia, sebaik-baiknya dan sebagai makhlukMu yang paling sempurna hanya untuk beribadah kepadaMu dengan semua rezeki, kenikmatan, dan kebahagiaan ini.

On The Way To School With Friends: Glenhuntly Primary School, Melbourne Victoria Australia.

Jadi Inget dan kangen masa lalu, masa-masa bahagia ^_^

The Little Me

In Sovereign Hill Ballarat Victoria, Australia

Return

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai!
It’s me again. It’s been more than 2 years since my last entry, I had forgot I had a weblog. My father made me this weblog when I was 10, about 3 years ago. I hope I can make some good and interesting posts for you. I’m still a newbie here. So, please understand the mistakes.

Thnks,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Dihari Jumat aku dan papaku pergi ke rumah nenek di desa Sempusari Kabupaten Jember. Kami akan tidur disana dua  hari. Kami sekeluarga akan pergi ke pantai Watulo bersama-sama naik mobil.Kata papa waktu masih kecil dulu aku pernah kesana tapi, aku lupa karena waktu itu aku masih kecil sekali.